Memasang sistem penyaring air Reverse Osmosis (RO) di rumah adalah langkah cerdas untuk menjaga kesehatan keluarga. Namun, air minum yang benar-benar murni dan segar terletak pada urutan filter RO yang tepat. Seperti halnya sebuah tim, setiap komponen penyaringan memiliki peran khususnya masing-masing. Jika urutannya salah, kinerja seluruh sistem bisa terganggu.

Komponen dalam Urutan Filter RO dan Fungsinya

Dalam prosesnya, sistem ini terdiri dari beberapa tahap penyaringan yang masing-masing memiliki peran penting dalam menghilangkan kotoran, bau dan zat berbahaya. Agar hasil filtrasi optimal, penting untuk memahami setiap komponen yang bekerja di dalamnya. Berikut komponen dalam urutan filter RO dan fungsinya.

  1. Filter Sedimen

Filter ini terbuat dari bahan polypropylene, tugas utamanya adalah menyaring kotoran fisik yang terlihat seperti karat, pasir dan lumpur hingga ukuran 1 hingga 5 mikron. Menghilangkan partikel-partikel kasar ini, beban kerja membran RO menjadi jauh lebih ringan dan masa pakainya dapat lebih panjang.

  1. Filter Karbon Aktif 

Setelah partikel padat disingkirkan, air masuk ke tahap penyaringan kimia. Filter karbon aktif, yang berbentuk butiran (GAC) atau blok padat (CTO), bertugas menyerap senyawa kimia organik, klorin, serta penghilang bau dan rasa tidak sedap dari air.

  1. Membran Reverse Osmosis

Membran semipermeabel ini memiliki pori-pori yang sangat kecil, sekitar 0,0001 mikron. Sebagai perbandingan, ukuran ini jauh lebih kecil daripada bakteri dan virus yang umumnya berukuran 0,2 hingga 1 mikron.

Pada tahap inilah hampir semua kontaminan tersaring. Membran RO mampu menghilangkan hingga 98-99% zat terlarut seperti timbal, arsenik, merkuri, fluoride, nitrat, sodium, serta virus dan bakteri.

Prosesnya membutuhkan tekanan air untuk mendorong molekul air murni melewati membran, sementara molekul kontaminan yang lebih besar akan terbuang sebagai air limbah. Proses ini lambat, sehingga sistem biasanya dilengkapi tangki penyimpanan untuk menampung air bersih.

  1. Post Carbon Filter

Tahap akhir ini sering disebut sebagai polishing filter. Filter karbon ini bertugas menangkap sisa-sisa bau atau rasa yang mungkin masih tertinggal setelah air melewati membran RO dan sempat disimpan di tangki. Hasilnya adalah air minum dengan rasa yang segar, bersih dan netral. Pada beberapa sistem, tahap ini juga berfungsi untuk menambahkan kembali mineral bermanfaat atau menyeimbangkan pH air.

  1. Lampu UV Sterilisasi

Lampu Ultraviolet (UV) memberikan perlindungan ekstra dengan membasmi mikroorganisme yang mungkin masih ada. Sinar UV dengan panjang gelombang 254 nm merusak DNA bakteri, virus dan kista, sehingga mereka tidak dapat lagi berkembang biak. Ini adalah lapisan keamanan tambahan yang sangat dianjurkan.

Memahami urutan filter RO penting untuk memastikan sistem penyaringan air di rumah bekerja optimal. Setiap tahap saling melengkapi dan melindungi, jadi air minum bersih, aman dan menyegarkan.